Alahmdulillah .. Setiap manusia mempunyai catatan dan kisah yang berbeda2 dalam hidupnya, mereka sama2 berjuang untuk hidup mereka, mereka memiliki banyak cita2 yang ingin dijadikan nyata .. Selamat datang 2011 ! Semoga kehadiranmu semakin menyadarkan kami akan jatah hidup kami yang selalu berkurang disetiap detiknya .. Membuat kami sadar akan pentingnya perubahan menjadi lebih baik .. Dan semoga di waktu kami yang tersisa, dapat menjadi catatan yang baik untuk rapor akhir kami .. Guide us God, Thanks Allah ♥ semangat ! ^^ saatnya memasang VISION BOARD n target2 untuk 2011 :) semoga bermanfaat dan banyak hal2 luar biasa yang tercipta :) amiin ..
Jumat, 31 Desember 2010
Hal2 yang Mulai Pudar dikalangan Kita : Adab Bergaul dengan Lawan Jenis dalam Pandangan Islam :)
Sejenak saya buka file-file artikel yang saya punya , tak sengaja saya membuka artikel yang sedang marak di kalangan kita sekarang dan sering terlupa. Tapi maaf, saya lupa alamat websitenya karena tidak tertera dan ini sudah lama, semoga bermanfaat :)
Adab Bergaul Antara Lawan Jenis
Islam adalah agama yang sempurna, di dalamnya diatur seluk-beluk kehidupan manusia, bagaimana pergaulan antara lawan jenis. Di antara adab bergaul antara lawan jenis sebagaimana yang telah diajarkan oleh agama kita adalah:
1. Menundukkan pandangan terhadap lawan jenis
Allah berfirman yang artinya, “Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendahlah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 30). Allah juga berfirman yang artinya,”Dan katakalah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 31)
2. Tidak berdua-duaan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan (kholwat) dengan wanita kecuali bersama mahromnya.” (HR. Bukhari & Muslim)
3. Tidak menyentuh lawan jenis
Di dalam sebuah hadits, Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat (janji setia kepada pemimpin).” (HR. Bukhari). Hal ini karena menyentuh lawan jenis yang bukan mahromnya merupakan salah satu perkara yang diharamkan di dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani dengan sanad hasan)
Jika memandang saja terlarang, tentu bersentuhan lebih terlarang karena godaannya tentu jauh lebih besar.
Salah Kaprah Dalam Bercinta
Tatkala adab-adab bergaul antara lawan jenis mulai pudar, luapan cinta yang bergolak dalam hati manusia pun menjadi tidak terkontrol lagi. Akhirnya, setan berhasil menjerat para remaja dalam ikatan maut yang dikenal dengan “pacaran“. Allah telah mengharamkan berbagai aktifitas yang dapat mengantarkan ke dalam perzinaan. Sebagaimana Allah berfirman yang artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesugguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. al-Isra’: 32). Lalu pintu apakah yang paling lebar dan paling dekat dengan ruang perzinaan melebihi pintu pacaran?!!
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak adam bagiannya dari zina, yang pasti akan mengenainya. Zina mata adalah dengan memandang, zina lisan adalah dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan dan berangan-angan, lalu farji (kemaluan) yang akan membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Bukhari & Muslim). Kalaulah kita ibaratkan zina adalah sebuah ruangan yang memiliki banyak pintu yang berlapis-lapis, maka orang yang berpacaran adalah orang yang telah memiliki semua kuncinya. Kapan saja ia bisa masuk. Bukankah saat berpacaran ia tidak lepas dari zina mata dengan bebas memandang? Bukankah dengan pacaran ia sering melembut-lembutkan suara di hadapan pacarnya? Bukankah orang yang berpacaran senantiasa memikirkan dan membayangkan keadaan pacarnya? Maka farjinya pun akan segera mengikutinya. Akhirnya penyesalan tinggallah penyesalan. Waktu tidaklah bisa dirayu untuk bisa kembali sehingga dirinya menjadi sosok yang masih suci dan belum ternodai. Setan pun bergembira atas keberhasilan usahanya….
Iblis, Sang Penyesat Ulung
Tentunya akan sulit bagi Iblis dan bala tentaranya untuk menggelincirkan sebagian orang sampai terjatuh ke dalam jurang pacaran gaya cipika-cipiki atau yang semodel dengan itu. Akan tetapi yang perlu kita ingat, bahwasanya Iblis telah bersumpah di hadapan Allah untuk menyesatkan semua manusia. Iblis berkata, “Demi kekuasaan-Mu, aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (QS. Shaad: 82). Termasuk di antara alat yang digunakan Iblis untuk menyesatkan manusia adalah wanita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah (ujian) yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.” (HR. Bukhari & Muslim). Kalaulah Iblis tidak berhasil merusak agama seseorang dengan menjerumuskan mereka ke dalam gaya pacaran cipika-cipiki, mungkin cukuplah bagi Iblis untuk bisa tertawa dengan membuat mereka berpacaran lewat telepon, SMS atau yang lainnya. Yang cukup menyedihkan, terkadang gaya pacaran seperti ini dibungkus dengan agama seperti dengan pura-pura bertanya tentang masalah agama kepada lawan jenisnya, miss called atau SMS pacarnya untuk bangun shalat tahajud dan lain-lain.
Ringkasnya sms-an dengan lawan jenis, bukan saudara dan bukan karena kebutuhan mendesak adalah haram dengan beberapa alasan: (a) ini adalah semi berdua-duaan, (b) buang-buang pulsa, dan (c) ini adalah jalan menuju perkara yang haram. Mudah-mudahan Allah memudahkan kita semua untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.
Kita masih sama2 belajar kawan,
Semoga bermanfaat , dan semoga Allah senantiasa menjaga kita semua :D
MS.
Holiday at Wonosari and Went to Beach :)
Alhamdulillahhirobbil 'Alamiin . Kemarin tanggal 31 Desember 2010 , sekitar pukul 13.45 aku, ummi, abii, Mufi, Mudah, Icam, dan I'an berangkat dari rumah . Perjalanan ini sungguh menyenangkan. Aku berharap, semoga hari ini bermanfaat dan ada ilmu yang dapat aku ambil. Selama perjalanan, aku berbincang dengan kedua orangtuaku, meminta pendapat beliau kira2 profesi apa yang cocok dan baik untukku . Beliau sih menyarankan aku untuk menjadi dosen. Eum, dosen ? 'ya, karena sepertinya background keluarga kita ke arah pendidikan.' Aku berpikir sejenak, baiklah, sudah ada satu opsi yang kurasa aku menyukai peran itu. Abi menyarankan aku untuk menjadi profesor, lalu menjadi 'rektor'?! hhe untuk yang ini aku masih harus berpikir panjang dulu. Tetapi kurasa itu cita2 yang baik nan mulia, semoga Allah berikan yang terbaik :) . Dari perbincangan ini, aku menyadari betapa pentingnya bercita2 dalam hidup. Aku merasa senang membicarakan ini, dan kurasa inilah ilmu yang Allah beri hari ini. Aku semakin bersemangat untuk berpikir kedepan. Bagaimana cara dan orientasiku dalam belajar dan menuntut ilmu. Aku semakin semangat. Aku meyadari , bahwa cita2 tertinggi manusia, lebih tepatnya seorang Muslim adalah mendapat rodho-Nya. Dan aku pikir, belajar, bekerja, profesi, dan lain sebagainya, bukanlah cita2 yang tertinggi. Bukan hal yang paling dipikirkan. Karena apapun yang kita lakukan, Allah akan melihat niat dan manfaat kita bagi oranglain. Apabila kita meng-orientasikan hidup ini hanya untuk suatu 'profesi', belum tentu mendapat ridho Allah. Tetapi apabila orintasi kita ridho Allah, maka kita akan memaksimalkan kemampuan kita untuk bermanfaat bagi oranglain. Karena khoirunnaas Anfa'uhum linnaas sebaik2 manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Terkadang aku berpikir, bagaimana jika Allah cabut nyawaku sebelum aku mewujudkan cita2ku atau istilahnya menjadi 'seseorang' ? Berarti apa yang aku lakukan sekarang, bukan semata2 menjadi 'seseorang' atau menggapai cita2 saja. Namun terlebih pada niatku melakukan usaha yang sekarang. Hh, memang inilah saatnya aku berpikir selangkah lebih maju dan kritis. Apa tujuanku ? Mau jadi apa aku? Sudah siapkah aku ? em, kalo dipikir2, tinggak 5 semester lagi aku untuk memikirkan ini matang2, mencari wawasan untuk sosok 'Muthi'ah' kedepan. Bismillah.. Sebaik2 rencana manusia, tetaplah renca Allah yang terbaik. Berbeda antara orang yang hanya berikhtiar, dengan ikhtiar yang tawakkal. Karena ikhtiar yang tawakkal itu akan dituntun jalannya oleh Allah . Semoga Engkau selalu membimbing kami Rabb , untuk menjadi pribadi yang terbaik dimata-Mu :). Oia, kembali ke topik . Sekitar pukul 3 sore, kami sampai di wonosari, tujuan utama kami adalah pantai krakal. Waw, ombaknya mengerikan. Pasang surut selalu beriringan dengan cepat. Jadi kita tidak main air terlalu lama deh . Tak papa, yang penting sudah menghabiskan waktu bersama. Setelah dari krakal, kami beralih ke Indrayanti. Baru tau aku kalo ada pantai yang namanya 'Indrayanti' , hhe. Tapi tempatnya indah juga. Subhanallah .. Aku semapt tanya ke Mudah , 'siapa yang menciptakan ini semua dah ?', 'Allah' katanya. Ya, siapa sih dzat yang Maha Menciptakan ini ? 'ALLAH' :) Terimakasih Yaa Rabb, perjalan ini menambah kekaguman dan cinta kami kepada-Mu .. Ampuni atas segala dosa2 kami :') .. Yak, hal2 yang kami lakukan di pantai antara lain bermain air, menunggu ombak menyentuh kaki kami, makan udang goreng bersama, saling berpegangan tangan saat menunggu ombak datang, tertawa gembira dan bahagia, menghabiskan waktu bersama, foto bersama, dan lain sebagainya.. Terimakasih atas hari ini Rabb :) . Yap, setelah pulang dari pantai, kami makan bakso dulu di 'bakso marem' , kemudian kita langsung meluncur ke rumah simbah yang letaknya tidah jauh dari tempat makan kami. Alhamdulillah .. Sesampainya kami dirumah simbah, kami membersihkan diri dan sholat maghrib dan Isya'. Begitu seterusnya hingga kami menghabiskan malam tahun baru ini di kota yang menginspirasiku, kota wonosari . Akhirnya sekitar pukul 10 malam, kami memutuskan untuk pulang dan berharap hari esok menjadi lebih baik. Sebelum kami sampai di jogja, kami menemukan pemandangan yang baru kami tau. Yaitu berbondong2 manusia berjama'ah dan dengan khusyuknya berjejer di pinggir jalan sambil menunggu pemandangan taun baru atau kembang api dari atas bukit wonosari. hh, luarbiasa . Akhirnya kami sampai dirumah sekitar pukul 23.30. Alahmdulillah , terimakasih rabb, suatu saat aku akan menjadi 'seseorang' yang Insya Allah bermanfaat bagi ummat :)
~Selamat Tahun Baru ! Semoga Tahun ini menjadi lebih baik~
~Selamat Tahun Baru ! Semoga Tahun ini menjadi lebih baik~
Langganan:
Postingan (Atom)